Alasan Toyota Rush Menajdi Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia.

Data Aceh | Selasa, Juni 28, 2016 | 0 komentar

Toyotaaceh.com - Andalan PT Toyota Astra Motor (TAM), Rush, Layak menjadi Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia, ternyata memang menjadi lebih irit bahan bakar dibanding versi lawasnya. Baca juga postingan kami sebelumnya : Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia.


Hal tersebut terbukti saat dilakukan pengetesan selama di pulau Dewata. Menempuh jarak sekira 170 kilometer, dengan kondisi gas terus diinjak full, ternyata tidak membuat indikator bahan bakar Rush menunjuk tanda habis. Namun masih menyisakan setengah lebih strip indikator bahan bakar.

“Kita juga sudah tes, dengan kondisi pemakaian kombinasi, ternyata Rush bisa mengkonsumsi bahan bakar dengan perbandingan kira-kira 1:11,” 

ujar Communication Departement Manajer TAM Anton Jimmy, di Bali, Rabu.

Anton menjelaskan, bahwa hal tersebut membuktikan Rush baru memiliki tingkat keiritan sebanyak 5-6 persen dibanding versi lamanya.

Pria ramah tersebut juga mengatakan bahwa penggunaan peranti Elektronik Power Steering (ESP)-lah yang menyumbang peningkatan efisiensi bahan bakar paling banyak. “Kita juga sebenarnya tidak menyangka, penggunaan EPS bisa membuat bahan bakar lebih irit,” ujar Anton.

Elektronik power steering yang disandang Rush terbaru menggunakan tekonologi ECU yang canggih. Seperti halnya ECU pada mesin mobil, sistem komputer ini berperan sebagai otak dari EPS.

Bila terjadi kerusakan pada power steering, dapat lebih mudah terdeteksi dengan program komputer, tanpa perlu memeriksa satu persatu bagian power steering.

Selain itu, sistem kemudi juga bisa disetel sesuai kebutuhan, agar dapat memberikan pengendalian yang baik. “Seperti setelah mengganti pelek dengan ukuran lebih besar, kemudi dapat disetel agar mendapat pengendalian yang tepat,” kata Anton.

Sistem kemudi terbaru itu juga memberikan kenyaman lebih ke pengemudi. “Setir Rush terbaru sekarang lebih enteng,” ujar salah satu jurnalis saat mengendarai Rush.

http://www.eocommunity.com/

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

Category:

0 komentar