Daya Saing, Daya Saing! selalu menggunakan Inovasi Dalam Bekerja

Data Aceh | Jumat, Februari 20, 2015 | 0 komentar

toyotaaceh.com -, Jakarta - Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (Toyota Indonesia) Warih Andang Tjahjono mengatakan pihaknya selalu mengedepankan daya saing perusahaan agar Indonesia bisa menjadi basis industri manufaktur.

"Saya selalu bicara daya saing, daya saing, daya saing. Di Toyota mana yang paling produktif? Di Toyota mana yang paling kompetitif cost-nya? Di Toyota mana yang paling productivity-nya tinggi, quality-nya tinggi? Kitalah yang harus punya posisi bahwa kitalah yang akan menjadi the most competitive Toyota manufacturing in the world," katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Untuk meningkatkan daya saing tersebut, Warih mengatakan bahwa pihaknya selalu mengutamakan inovasi dalam bekerja. Ia juga menekankan pihaknya selalu berusaha untuk melakukan pekerjaan yang berbeda dari pekerjaan yang dilakukan sebelumnya. Ia menjelaskan hal yang berbeda itu tentu berbeda dalam pengertian positif.

"Bagaimana? Oh, tidak bisa dengan usual activity. Should be a strange activity. Activity yang aneh itu apa? Tidak sama dengan aktivitas yang lalu. Itu harus beda. Beda itu apa? Harus out of the box. Out of the box itu create apa? Create innovative activity. That kind of strory. Itu yang harus kita terus tanamkan ke semua member. Itu harus menjadi pola pikir. Saya juga selalu ngomong ke member kalau kamu tidak keluar dari lingkungan kerjamu, kamu hanya menemukan kaizen yang sama seperti tahun lalu," paparnya.

Ia mengatakan inovasi itulah yang memperkuat daya saing Toyota Indonesia sehingga pada saat ini pihaknya menjadi salah satu manufacturing base di Asia Pasifik.

"Artinya, sekarang kita sudah mulai mendapatkan kepercayaan dari headquarter to be a manufacturing base. To be a manufacturing base itu artinya produk-produk kita akan di-absorb oleh seluruh dunia. Seluruh dunia itu artinya kita hanya bukan domestic market, iya kan? Ekspor kita juga banyak, ekspor kita hampir lima puluh persen. Artinya, kita juga berpendapat bahwa kita harus satu mempertahankan posisi kita seperti apa," imbuhnya.

Warih menegaskan cita-cita Toyota Indonesia bukan hanya mempertahankan posisi saat ini, tetapi bahkan meningkatkan posisi lebih dari yang sekarang.

"Kita harus juga meningkatkan daya saing kita supaya kepercayaan itu semakin banyak, kan? Karena misalnya pabrik baru berapa nih, dua? Tiga? Nanti 2020 pabriknya lima dong, sepuluh dong di Indonesia," tegasnya.

Ia mengatakan bahwa pada akhirnya tujuan dari hal tersebut adalah kesejahteraan masyarakat. Ia menjelaskan apabila Toyota Indonesia melakukan inovasi maka daya saing akan meningkat. Apabila daya saing meningkat maka kepercayaan akan meningkat kemudian kapasitas produksi perlu ditingkatkan yang pada akhirnya akan membuka lebih banyak lapangan kerja.

"Kita akan membantu negeri tercinta ini, kita akan membantu masyarakat kita ini untuk mendapatkan pekerjaan, iya toh? Agar keberadaan Toyota di Indonesia itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya

Penulis: Cahyo Prayogo

Editor: Cahyo

Foto: Sufri Yuliardi

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

Category:

0 komentar