Toyota Kewalahan Ladeni Permintaan Hiace

Muhammad Fadhil | Senin, Oktober 13, 2014 | 0 komentar



Bogor - Permintaan Toyota Hiace yang terus menanjak sempat membuat PT Toyota Astra Motor (TAM) kewalahan. Jumlah pasokan dari Jepang dibandingkan permintaan pada awalnya tak seimbang. Meski demikian, lambat laun permasalahan itu bisa teratasi.

Dikatakan Rahmat Samulo, Direktur Pemasaran TAM, dalam media drive Hiace menuju Bogor, Rabu (8/10/2014), tren kenaikan tersebut sudah terjadi sejak awal 2014. Pasalnya, TAM benar-benar bergantung pada pasokan.

Hiace diluncurkan 2012, diceritakan Samulo, perkembangan secara permintaan di awal tak begitu banyak. Mulai awal tahun lalu, seluruh pemesan fleet harus menunggu. Kendati demikian, beberapa bulan terakhir pasokan mulai memenuhi permintaan.

"Saat ini jumlah unit yang datang dari Jepang sekitar 200-an sebulan. Pesanan antara 150-200 sebulan. Kalau dulu, sempat pasokan 100 unit sebulan, karena tahun lalu demand-nya rata-rata di bawah 100 unit," terang Samulo.

Produksi
Untuk menekan biaya produksi, TAM bisa saja merakit secara lokal (CKD). Namun dikatakan Samulo, dengan penjualan yang masih rata-rata 100-an unit sebulan, belum memenuhi kriteria untuk produksi.

"Penjualan Hiace memang semakin bagus. Namun untuk memasuki skala produksi belum terlalu mencukupi. Memang tidak ada patokan, tapi kami akan terus menggenjot penjualan," terang Samulo. 

[ kompas.com ]

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

Category: ,

0 komentar