Toyota Hemat Energi di Pabriknya Sampai 43%

Muhammad Fadhil | Kamis, Oktober 30, 2014 | 0 komentar

Jakarta - Toyota terus memproduksi mobil-mobil di Indonesia. Namun di tengah-tengah meningkatnya volume produksi TMMIN dari level 60.000 mobil per tahun ke level sekitar 160.000 mobil per tahun, Toyota justru sanggup mengurangi penggunaan energi yang diperlukan dalam proses produksinya.

Untuk mengurangi penggunaan energi, Toyota, dalam siaran pers, berupaya meningkatkan kesadaran dan peran serta karyawan, menyeimbangkan pasokan (supply) dan permintaan (demand) energi untuk mencapai efisiensi maksimum, dan aplikasi konservasi energi seperti pemanfaatan panas buang menjadi sumber energi, penggunaan sumber energi alternatif seperti gas alam, dan pemanfaatan sumber energi terbarukan seperti panel surya.

Melalui strategi dan kebijakan ini hingga tahun 2013 TMMIN berhasil menurunkan penggunaan energi dalam kegiatan produksi per unit sebesar 43% terhitung sejak 2009.

Karena itulah, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada 23 September
2014 yang lalu menerima ASEAN Energy Awards sebagai pemenang untuk kategori Manajemen Energi di Industri Besar dari ASEAN Centre for Energy (ACE).

Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Energi dan Pertambangan Laos Soulivong Dalavong, mewakili ACE, kepada TMMIN Executive General Manager Nandy Julianto di Vientiane - Laos.

"Kami memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga keharmonisan antara kegiatan bisnis dengan pelestarian lingkungan. Penghargaan ASEAN Energy Awards ini menjadi pendorong bagi kami untuk lebih giat melakukan aktivitas di bidang manufaktur yang berkelanjutan (sustainable manufacturing) selaras dengan kebijakan pembangunan industri nasional yang ramah lingkungan," ujar Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono.

TMMIN menjadi salah satu perwakilan Indonesia di ASEAN Energy Awards setelah berhasil menjadi pemenang pertama dalam ajang Penghargaan Efisiensi Energi Nasional tahun 2013 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. 
[ detik.com ]

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

Category:

0 komentar