TACI peduli korban erupsi gunung Sinabung

Muhammad Fadhil | Minggu, Oktober 26, 2014 | 0 komentar



Sumut - 15 September 2014 Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) SUMUT mengadakan Baksos Peduli Sinabung berlokasi di Desa Mardinding Kec. Tiganderket Kab. Karo Sumatera Utara. Kegiatan Bakti Sosial ini dilaksanakan oleh TACI Wil. Sumatera Utara dan keberangkatan dimulai pada pukul 07.00 yang menjadi Titik Kumpul di Wins Pro Auto Clinic Jl. Denai yang juga menjadi Base Camp TACI SUMUT.

Pada kloter pertama ini Team TACI Peduli Sinabung membawa 750 Masker dan Sembako yang dikumpulkan oleh seluruh member dari Toyota Avanza Club Indonesia Seluruh Nusantara dan Aksi Spontanitas Donasi dari Auto 2000 SM. Raja Medan, Garda Oto dan ACC, dengan jumlah peserta yang berangkat sebanyak 10 Orang dikarenakan meminimkan resiko dan tingkat keamanan akan acaman bahaya yang ditimbulkan oleh Gunung Sinabung.

Lokasi yang menjadi tujuan adalah berjarak 3Km dari Gunung Sinabung sehinga rasa cemas dan was-was juga cukup terasa dari para peserta team TACI Peduli Sinabung. Team TACI Peduli Sinabung berhenti sejenak di Kantor Camat Tiganderket untuk saling koordinasi mengenai desa dan lokasi yang akan dituju. Beberapa informasi dan arahan kami dapat agar "medan" yang akan kami lalui menuju lokasi yang berjarak hanya 3km bisa diatasi team, mengingat pagi sekitar jam 5 Gunung Sinabung kembali mengeluarkan bunyi dentuman dan debu vulkanik.

Namun suasana berbeda yang dirasakan ketika team TACI Peduli Sinabung mulai memasuki dan melewati beberapa rumah penduduk. Senyuman yang hangat dan sambutan yang begitu meriah dirasakan sehingga menghilangkan rasa cemas akan kemungkinan G. Sinabung kembali mengeluarkan debu nya. Desa yang berjumlah 269 Kepala Keluarga ini langsung berkumpul dan tersenyum pada saat Team TACI Sinabung Peduli berhenti di salah satu balai pertemuan desa Mardinding Kec. Tigandeket.

Dengan ditemani oleh Bapak SB. Baron Kaban selaku Camat Tiganderket berserta rombongan kami mulai diperkenalkan dengan penduduk dengan menggunakan bahasa daerah karo. Tawa dan senyuman dari seluruh team juga terpancar mendapat sambutan yg sangat meriah dan tentunya dengan uacapan dengan bahasa karo yang sebagian dari team TACI Peduli Sinabung tidak mengerti.

Di dalam Balai pertemuan desa Mardinding segala kesedihan disampaikan, tanpa disadari beberapa peserta team pun mengeluarkan air mata ketika mendengar cerita dari warga. Seperti yang diungkapkan oleh bapak Ginting "sejak kembali dari pengungsian di bulan Juli, desa Mardinding belum pernah mendapat bantuan" ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya terucap dari bapak Ginting dan diikuti juga oleh beberapa warga.

Banyak cerita yang kami dapatkan dari desa yang warganya seluruhnya adalah petani penghasil Kopi, Tomat dan beberapa tanaman lainnya. Kehidupan yang sangat dratis mereka rasakan saat ini membuat mereka hanya bisa bertahan dari bantuan yang mereka ambil jauh dari desa dan jumlah yang tidak mencukupi, karena memang banyak bantuan yang hanya di kirim sampai pada POSKO pengungsian saja.

Bapak Camat SB. Baron dan juga beserta Ibu Sekdes Minarti Br. Sembiring juga mempersilahkan kepada warganya untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan penting yang akan bisa di bawah oleh Team TACI Peduli Sinabung pada Kloter ke 2 pada hari Sabtu, 18 Oktober 2014 nanti. Cerita yang cukup menyedihkan juga terucap dari Ibu Rosmawan yang bingung untuk memenuhi kehidupan sehari-hari saja tidak bisa apalagi memenuhi kebutuhan anaknya yang sedang melaksanakan perkuliahan di Jakarta.

Pasrah, adalah kalimat yang terucap dari beberapa warga ketika Team dari TACI Peduli Sinabung bertaya apa yang dilakukan pada saat debu dan hujan debu dari Gunung Sinabung menyelimuti desa ini. Seperti yang juga dituturkan oleh salah satu warga desa "Kami sudah terbiasa dengar suara erupsi yang seperti suaran mobil truk yang menurunkan muatan batu, kami pasrah" begitu juga warga lain yang bercerita listrik padam secara otomatis ketika debu sudah menutupi desa ini, hal ini yang membuat situasi desa semakin mencekam.

Team TACI Sinabung juga berkesempatan untuk keliling desa dan melihat hasil pertanian yang sudah rusak dan gagal panen. Seluruh tanaman pun tidak luput tertutup debu vulkanik, dan hanya tanaman padi yang tersisa. Namun bukan itu jawaban atas kesulitas warga mendapatkan atau bisa mereka hasilkan, karena ketika padi ini besar sedikit makan padi akan pecah dan gagal panen juga.

Semua tanaman yang mereka tanam tidak akan bisa panen, namun bukan mereka tidak dapat menghasilkan apa-apa, seperti yang di sampaikan oleh Bapak Camat Tiganderket bahwa beberapa acara untuk memulihkan pertanian warga desa sudah dipersiapkan diantaranya adalah dengan cara Hidroponik dan Forest Garden.

Tanpa terasa Team TACI Peduli Sinabung sudah mendapatkan berbagai informasi baik untuk diceritakan kepada Keluarga, masyarakat dan khususnya Keluarga Besar Toyota Avanza Club Indonesia di Seluruh Nusantara. TEAM TACI Peduli Sinabung akan kembali mendistribusikan Masker dan Sembako kembali ke desa Mardinding Kec. Tiganderket Kab. Karo di hari Sabtu, 18 Oktober 2014 pada Team Kloter ke-2.

Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) belum merasa puas untuk dapat membantu warga seputaran Gunung Sinabung yang terkena erupsi di event TACI Peduli Sinabung maka pada hari Sabtu, 18 Oktober 2014 kembali mendatangi warga Desa Mardingding untuk dapat mendistribusikan Masker, Sembako seperti yang sudah dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Oktober 2014 kemarin. Namun ada hal yang berbeda untuk kunjungan Team TACi Peduli Sinabung kali ini, karena Team bergerak ke Desa Mardinding Kec. Tiganerket ini membawa Team Bantuan Medis dari Fakultas Kedokteran salah satu universitas swasta di Medan.

Bergerak dari medan pada pukul 07.00 Team TACI Peduli Sinabung kali ini membawa lebih banyak Sembako dan Masker dari sebelumnya, begitu juga dengan jumlah peserta yang berangkat kelokasi. Tidak hanya sembako dan Masker tapi sejumlah hadiah yang akan dibagikan untuk anak-anak agar dapat tersenyum kembali.

Ketika sampai di lokasi ternyata Team TACI Peduli Sinabung sudah di tunggu-tunggu tentunya dengan senyuman dan sapaan dari masyarakat Desa Mardinding, terasa kehatan dari mereka. Kegiatan pun langsung dimulai walaupun Team sempat terhalang dengan kondisi hujan debu. Namun senyum bahagia warga desa membuat para team tetap terus melakukan kegaiatnnya di lokasi.

Team pun mempersilahkan warga untuk membawa Sembako dan Masker yg sudah di bawa sebanyak 3.000 masker dan 250Kg beras dan 40 Kotak Mie Instan dan berbagai keperluan dapur lainnya. Tanpa berlama-lama lagi Team berkoordinasi denga Team Bantuan Medis untuk dapat menjangkau anak-anak agar dapat memberikan sentuhan secara psikologis agar dapat tersenyum kembali walaupun disaat sedang dilanda bencana seperti saat ini. Keceriaan juga di rasakan oleh anak-anak terlihat dari antusias anak-anak yang begitu banyak yang berkumpul dan bermain bersama.

Team TACI Peduli Sinabung kembali berkumpul di semua balai pertemuan "Los" yang sudah berkumpul warga desa yang siap untuk bercerita kembali kepada Team, dan tanpa diduga-duga ternyata setelah kembalinya Team TACI Sinabung Peduli dari desa Mardingding keesokan harinya banyak kelompok dan pribadi berkunjung dan memberikan bantuan sembako.

Padahal desa ini sejak bulan Juli sekembalinya mereka kembali dari Posko hanya Team TACI Peduli Sinabung yang pertama sekali yang membantu warga desa. Ini membuat team semakin bangga karena ada hasil nyata yang sudah dilakukan kepada warga desa Mardingding ini dan warga desa pun membuat Posko untuk mempermudah penerimaan bantuan yang datang dari segala kalangan.

Setelah sambling berbincang-bincang dengan warga desa, Team TACI Peduli Sinabung pun mendapat tugas untuk menyebarkan informasi bahwa warga Desa Mardinding Kec. Tiganderket sudah membuat rek bersama untuk mempermudah pengiriman bantuan ke desa ini. Rek. No. 5279-01-006758-53-2 POSKO PEDULI SINABUNG DESA MARDINDING. Besar harapan warga desa agar sekiranya dapat dibantu untuk mereka dapat beraktifitas seperti semula.

Setelah berkumpul dan berbincang maka Team TACI Peduli Sinabung berkoordinasi dan mempersilahkan untuk Team Bantuan Medis untuk dapat memeriksa warga dan juga dapat berkonsultasi. Hal ini di sambut baik oleh warga Desa Mardinding karena selama ini kesehatan mereka mulai terganggu dengan banyaknya debu dari erupsi Gunung Sinabung.

Lelah dan bahagia dirasakan oleh seluruh Team karena telah melaksakan pengiriman bantuan langsung ke warga Desa Mardinding Kec. Tiganderket yang donasinya berasal dari kiriman seluruh rekan-rekan TACI Se-Nusantara.

Mendapat informasi dari warga desa ada sejumlah warga yang berada di Desa Perbaji yang letaknya tidak jauh dari Desa Marindinding membutuhkan Masker karena juga terkena dapat debu vulkanik maka Team TACI Peduli Sinabung melanjutkan perjalanan ke Desa Perbaji untuk langsung membagikan masker kepada warga desa tersebut. Senyuman dan rasa kaget mereka rasakan karena masker yang dibagi secara gratis atau tidak dipungut biaya karena selama ini sebelum desa mereka dapat bantuan masker harus dibeli.

Semoga bantuan yang sudah diberikan akan dibalas oleh Tuhan YME.

Humas - Toyota Avanza Club Indonesia

[ merdeka.com ]








Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

Category: ,

0 komentar