Special Exhibit buktikan Toyota pionir teknologi terdepan

Muhammad Fadhil | Selasa, September 23, 2014 | 0 komentar



Melalui tiga mobil konsepnya yakni FCV, FV2 dan FT-1 yang dipamerkan di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 yang berlangsung sejak 18 hingga 28 September 2014 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, telah membuktikan bahwa Toyota merupakan lokomotif dan pionir teknologi modern.

Hal ini disampaikan Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM), Rahmat Samulo kepada media di Kemayoran, (20/9) kemarin. "Sebagai produsen mobil terbesar di dunia, Toyota terus mengembangkan konsep kendaraan yang tidak hanya menekankan kepada efisiensi dan keamanan mobilitas, namun juga membangun suasana yang menyenangkan dalam berkendara," ujarnya.

Lebih lanjut Rahmat Samulo mengatakan bahwa Toyota menjanjikan desain-desain kendaraan yang mampu membangun hubungan emosional pengendara dengan mobil Toyota yang dimilikinya. "Seperti yang bisa dilihat pada FV2, yaitu kategori personal mobility yang mampu menjalin emosi antara pengendara dengan kendaraannya," tambahnya.
 
 
 

FV2 yang mengusung filosofi 'Fun to Drive' sebagian bodinya terbuat dari kaca, dan mampu berfungsi sebagai layar LED. Seperti layar smartphone, pengendara bisa mengubah tampilan eksterior FV2 sesuai dengan emosinya pada saat itu.

Special exhibit berikutnya adalah FT-1 (Future Toyota 1), yaitu mobil sport masa depan yang dibangun untuk meneruskan sport car pendahulunya seperti Supra, 2000GT dan Celica. "Mobil ini sudah lama dikembangkan bersama Polyphony Digital dan diharapkan nantinya mampu meneruskan prestasi pendahulunya sebagai legenda mobil sport," ungkap Samulo. 
 
 
 
 
Dan mobil konsep lainnya adalah FCV (Fuel Cell Vehicle), yaitu mobil yang mengusung teknologi hibrid berbahan bakar hidrogen. Pemakaian hidrogen ini membuat FCV benar-benar ramah lingkungan karena tidak ada emisi (zero emission). Dimana, sisa pembakarannya keluar dalam bentuk air atau H2O. [ merdeka.com ]

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

Category:

0 komentar