GIXA 2014 di SUMUT Berakhir, GIXA 2015 di Aceh ?

Muhammad Fadhil | Selasa, Agustus 19, 2014 | 0 komentar



Event Green International Xtreme Adventure (GIXA) Offroad 2104 berlangsung selama tiga hari, melintasi hutan belantara Sumut, dan Finish di dataran tinggi Tanah Karo, Minggu (17/8). 60 unit kendaraan ikut serta, termasuk 8 unit dari Aceh.

Event ini sebagai bagian dari kegiatan merayakan HUT RI komunitas Offroad, yang diikuti oleh tiga pengda, yakni Aceh, Sumut dan DKI Jakarta. “Yang daftar 60, namun hanya 24 yang berhasil melintasi seluruh trek yang disiapkan panitia,” ujar Ipay, salah seorang peserta dari Aceh.

Trek dirancang dan disurvey oleh master trek offroad nasional, yang juga perancang trek untuk gelaran Indonesian Offroad Expedition (IOX), Syamsir Alam dan Agus Salim. Para peserta umumnya dari Sumatera Utara sendiri, DKI Jakarta, dan delapan unit dari Aceh.

Tim IOF Pengda Aceh mengirim dua Toyota Hi-Lux langsung dari Banda Aceh, 6 lainya berbagai jenis kendaraan offroad mulai Toyota FJ40/BJ40, Daihatsu Taft hingga Suzuki Jimny, dari Langsa (klub Xtreme), Tamiang ( Torax)dan Banda Aceh (Ipay dan Kutaraja Rescue).

“Kita melakukan hening cipta di 2000 mdpl dataran Tinggi Karo saat finish, setelah menyelesaikan trek yang cukup entreem di wilayah Sumatera Utara,” ujar Bo-Ard, salah satu peserta dari Pengda IOF Aceh. Para peserta offroad Aceh mampu menyelesaikan rintangan tanpa masalah berarti pada kendaraan, maupun fisik peserta. “Kita ingin GIXA 2015 berlangsung di Aceh,” ujar Saiful, atau Pol Langsa dari klub Extreem.

Usul itu tampaknya diterima, sehingga rencana GIXA 2015 akan bermula dari Langsa-Tamiang-Pulau Tiga-Lesten-Pining-Gayo Lues-Kutacane-Kabanjahe-Brastagi dan Finish di Medan. Waktu tempuh diperkirakan akan lebih lama, antara 1-2 minggu karena trek yang lebih berat. “Syaratnya harus mencapai wilayah ketinggian dan hutan hijau, sambil kita melakukan observasi hingga penghijauan di beberapa lokasi yang mungkin sudah rusak,” ujar Syamsir Alam. Tokoh offroad nasional ini mengatakan, sesuai judulnya, GIXA harus berwawasan lingkungan dan menjaga kelestarian hutan, sambil menikmati alam yang masih asri, katanya. 
 
Sumber : Harian Aceh

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter Digg Technorati Reddit

Category: , ,

0 komentar